Tentang Saya

07 April 2010

Peninggalan

Harimau Mati Meninggalkan Belang

Seringkali saya iri kepada orang-orang teknik sipil atau arsitektur, kenapa? Karena mereka mempunyai peninggalan yang nyata. Keluarga besar saya secara turun temurun bergerak di bidang pembangunan, meski lebih tepatnya minimal salah satu orang dari setiap generasi ada yang menjadi arsitek atau orang sipil :-P

Pernah suatu ketika kami sekeluarga sedang menuju ada di Bandung dan mengambil jalan pintas karena jalan utama macet, di tengah perjalanan kami melewati Politeknik Ciwaruga. Tiba-tiba ayah saya berkata, "Ini dulu yang bangun Mbah Aak!". Saya memandangi bangunan itu dengan kagum, inilah prasasti modern peninggalan si Mbah dan sejak saat itu pula saya baru tahu kalau dulu si Mbah bekerja di PP (Pembangunan Perumahan), padahal saya dulu sejak kecil mengira pekerjaan si Mbah adalah Dukun :-D

Itu baru si Mbak, ada dua orang Uwak (Paman) saya yang bidangnya adalah pembangunan, satu orang sipil, satu lagi arsitek. Kemudian secara turun temurun (atau tidak sengaja) sepupu saya, Adrie meneruskan jejak keluarga dengan menjadi arsitek.

Kalau saya sebagai orang manajemen, apa yang akan saya tinggalkan? Tidak ada yang spesifik rasanya, orang-orang jurusan Ilmu Ekonomi akan meninggalkan rumus-rumus ekonomi atau kurva-kurva, orang Akuntansi (euh) meninggalkan Pedoman Standar Akuntansi(?). Yah apapun itu semoga nantinya saya bisa memberikan sesuatu dan meninggalkan sesuatu yang akan lama digunakan orang, seperti Porter Five Forces itu hehehe

--
Anton

27 Februari 2010

Bangau Bisa Menjadi Supra Tetapi Vega Tetaplah Vega

Vega?? Vega??


Hari ini saya baru saja membengkelkan Yamaha Vega saya. Banyak yang sudah harus diganti, mulai dari ban, gir, rantai sampai plat kopling. Seperti kata Deddy Mizwar, "Pakai Onderdil Asli", siap lah, mahal sedikit nggak papa.

Deddy Mizwar Deddy Mizwar


Tapi setelah selesai dan saya bawa pulang ke rumah, rasanya...?? Biasa saja kok, paling rantai sudah tidak bunyi, 'tarikan' agak sedikit lebih responsif. intinya, "kembali ke normal". Jelas ini 'servis' kalau berubah ya namanya 'modifikasi'.

Tapi kalau dulu diingat-ingat saat motor pertama saya, Jialing Bangau di 'servis' besar tenaga dan performa nya langsung berubah dan jadi lebih baik. Saya cerita tentang ini kepada Ayah saya dan kami berdua tertawa.

Kenapa...??

Karena kalau si 'Bangau' harus ganti onderdil, kami berdua selalu ganti dengan onderdil Honda Supra yang notabene beberapa tingkat di atas 'Bangau'. Intinya si 'Bangau' naik kasta menjadi "Jialing Supra" atau "Honda Bangau" :-D

Tetapi 'Vega' tetaplah 'Vega', wong "pakai onderdil asli" kalau pun berubah ya sekedar balik ke asal bukan naik kasta.

--
Anton Hermansyah

25 Februari 2010

Hidup Bagai Halilintar

Halilintar Halilintar



Kalau di Bahasa Inggris seharusnya judul ini adalah "Life is a Roller Coaster", tapi apa kata yang tepat untuk menterjemahkan "Roller Coaster" ke dalam Bahasa Indonesia? (Berhubung saya idealis yang mau menggunakan Bahasa Indonesia semaksimal mungkin dalam Blog ini).

Ternyata Roller Coaster belum pernah di-Indonesiakan, jadi saya terpaksa ambil nama dari Dunia Fantasi, permainan sejenis disebut "Halilintar" di sana. Jadinya judul ini agak aneh, tapi....yah biarlah.

Memang betul nasib kita selalu bertukar, hidup yang dahulu ramai dan banyak teman-teman, karena dahulu memang masih dunia kampus, sekarang berganti menjadi hidup yang soliter dan sepi dan semua itu terjadi dalam waktu yang cukup singkat, sekitar 4 bulan, dan saya pun kadang masih belum rela agar Sang "Halilintar" tidak turun ke bawah dahulu dengan cepatnya.

Mendaki ke atas pun lama dan menegangkan, jika sudah akan sampai di atas, saya takut akan jatuh dengan cepat lagi, itu mengerikan. Masalahnya, saya sedang berada di mana? Masih di bawah? Ataukah sudah menanjak?

Yah...jalani hidup ini saja dulu dengan sebaik-baiknya

--
Anton Hermansyah

26 Oktober 2009

Selebrasi Rossi dan Persaingan TV Berlangganan

Rossi Juara Dunia 2009 Rossi Juara Dunia 2009


Pertama-tama saya harus mengucapkan selamat pada Valentino Rossi yang berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2009. Setelah balapan GP Malaysia di kondisi hujan, beliau berhasil membuat perolehan poinnya tidak terkejar meski tersisa satu seri lagi dengan menjadi juara 3.

Tetapi ada hal yang sedikit mengganggu, karena tradisi selebrasi juara dunia yang biasa dilakukan Rossi dan fans dipotong oleh Trans7 yang bahkan tidak menyiarkan podium kemenangan. Untuk Trans7 saya masih bisa maklum, karena acara lain sudah menunggu akibat siaran yang diperpanjang (balapan ditunda 40 menit), dan selama bertahun-tahun menonton di Trans7 ya memang begitu jadi saya maklum. Padahal seharusnya saya bisa menonton siaran ini di ESPN, tetapi entah mengapa First Media sudah dua bulan ini tidak mempunyai ESPN dan Star Sports dalam daftar salurannya, sehingga saya terpaksa harus menonton di Trans7.

Tampaknya semenjak kasus monopoli hak siar Liga Inggris oleh Astro beberapa tahun yang lalu, tontonan olah raga impor menjadi barang mewah yang tidak bisa dinikmati di TV antena. Meskipun Astro telah dihukum karena hal ini, TV berlangganan lain juga berlomba-lomba untuk memonopoli hak siaran olah raga impor untuk menambah jumlah langganan mereka. Akibatnya semakin sulit untuk menonton sepak bola di TV rumah, dan apabila mempunyai TV berlangganan, siarannya menjadi bolong-bolong. ESPN di First Media (sebelum hilang) pun begitu, apabila ada jadwal siaran Liga Inggris, salurannya diganti oleh saluran lain, biasanya Eurosport. Sehingga yang bisa ditonton relatif bukan favorit masyarakat Indonesia (setidaknya saya :-P), hanya tersisa Rugby, Baseball, NBA, Golf dan olah raga lainnya yang bukan favorit saya, tetapi saya tidak menyangka akhirnya saluran tersebut dicabut, padahal masih ada siaran MotoGP favorit saya.

Semoga ke depannya persaingan ini dapat diatur dengan lebih baik, karena tidak semudah itu bagi pelanggan untuk mengganti TV berlangganannya. Dan bagi pelanggan akan ada semacam diskriminasi, karena harga berlangganan semua TV hampir sama (rata-rata Rp 50.000 per paket) tetapi yang didapatkan tidak sama karena dia berlangganan TV A bukan TV B yang telah membeli hak siar. Semoga akan menjadi lebih baik.

--
Anton Hermansyah

25 Oktober 2009

Nulis Lagi

[picapp src="0263/d576cb60-dd96-4fbf-8fe1-9176b2892954.jpg?adImageId=6489717&imageId=267013" width="100%" /]

Akhirnya setelah memnidahkan blog ini ke Wordpress, saya bisa nulis lagi. Setelah Geocities hilang file-file Javascript yang saya simpan di sana juga hilang, akibatnya isi blog jadi hancur, jadi malas untuk mengisinya lagi.

Tapi hari Jumat (23/10) kemarin, teman SD saya, Puri tiba-tiba menulis di wall saya dan berkomentar tentang blog-blog saya dan dia bilang Blog Anton Hermansyah bagus, hohoho sebuah tambahan semangat untuk melanjutkan nulis di Blog ini :-)

Seharusnya saya datang ke Pesta Blogger tapi nggak jadi lagi, gara-gara sibuk browsing tentang One Piece di web, satu lagi hal penting dikalahkan oleh hal penting, bagaimana ini hehehe

Siplah, sekian dulu untuk sekarang, semoga dengan Blog ini bisa lebih kreatif.

--

Anton Hermansyah

18 Agustus 2009

"Sebel"um Tidur

Sebenarnya harus tidur pada saat ini, tetapi karena melihat Syekh Raco yang sedang bersemangat menulis blog, kejadian yang sangat langka dalam dua minggu ini dia sudah menghasilkan dua posting di blog yang berbeda (padahal biasanya sistem satu blog satu posting ^-^) saya pun menjadi tertarik untuk bercerita lagi.

Kenapa kata "SEBEL" ada pada tanda kutip..?? Itu untuk menggambarkan keadaan beberapa minggu ini di dunia sekitar saya, ok mulai dari sebab mengapa saya harus tidur secepat ini. Don Darmadi meminta saya mengantarkannya pagi-pagi untuk meminta tanda tangan penguji di lembar pengesahan, seharusnya hal tersebut bisa dilaksanakan kemarin tetapi karena ulah Mr. Ad*, pak penguji itu pun keburu pulang, yah...saya pun cuma bisa geleng-geleng, karena di awal tahun saya pun pernah punya masalah dengan sifat Mr. Ad*.

02 Agustus 2009

MJ, MU dan MS

MJ, Michael Jackson

MJ, Michael Jackson

Dalam bulan Juli dan dalam waktu yang berdekatan pula ini saya di Indonesia mendapatkan berita-berita dari tiga buah subjek berawalan "M". Pertama, adalah berita dari "MJ" yaitu Michael Jackson, yang upacara pengantaran jenazahnya dilaksanakan secara besar-besaran di Staples Center, Los Angeles, California pada 7 Juli 2009. Menurut saya itulah klimaks dari kejadian meninggalnya Jackson yang dimulai pada tanggal 25 Juni 2009, saya pun merasakan betapa megah dan hebatnya upacara yang diadakan untuk menghormati seseorang yang berprofesi sebagai penyanyi, bukan seorang jendral yang juga pahlawan nasional, bukan seorang raja atau pun pangeran, dan bukan seorang presiden atau pun perdana menteri. Selamat jalan Michael...

MU, Manchester United

MU, Manchester United

Kedua, adalah berita dari "MU" yaitu Manchester United yang sejatinya akan mengadakan tour ke Indonesia pada tanggal 18 dan 19 Juli, dan disambut dengan euforia yang luar biasa dari pendukung-pendukung nya yang ternyata banyak sekali di Indonesia, juga dengan iklan dari operator Hutchinson Three, terutama iklan yang menampilkan pemain-pemain MU yang belajar Bahasa Indonesia, "Ini Budi, Budi bermain bola". Sebagai orang yang lebih suka menonton balapan daripada sepak bola, saya sebenarnya tidak terlalu mempedulikan hal ini, tetapi bom yang meledak pada tanggal 17 Juli di Hotel J.W Marriott dan Ritz Charlton yaitu hotel di mana pemain-pemain MU dan Indonesia Selection akan menginap, membuat semua itu harus batal. Pikiran saya pun tertuju pada Kapon yang lima hari sebelum bom bercerita dengan semangat pada saya bahwa dia akan ke Jakarta cuma untuk nonton MU dan langsung kembali lagi ke Jogja. Begitu ada berita di televisi tentang, sekelompok besar pendukung MU dari Jogja yang baru datang kaget dengan berita pembatalan laga, mungkin Kapon ada di antara mereka dan betapa kecewanya dia MU tak jadi datang karena ada bom yang meledak lagi setelah lima tahun. Semoga badai ini cepat berlalu...

MS, Michael Schumacher

MS, Michael Schumacher

Ketiga, adalah berita dari "MS" yaitu Michael Schumacher yang pada tanggal 29 Juli 2009 dikonfirmasikan oleh tim Ferrari sebagai pengganti Felipe Massa yang cedera di GP Formula 1 Hungaria. Mungkin euforia nya tidak sebesar dua berita sebelumnya kecuali bagi orang-orang Jerman, tempat asal Schumi, dan bagi pembalap-pembalap yang belum lama bergabung di F1 seperti Lewis Hamilton yang gembira bisa balapan dengan sang legenda juara dunia tujuh kali. Saya pun menunggu aksi dari MS, dan semoga ini bisa sedikit membangkitkan gairah menonton F1 saya yang hampir memudar karena menurut saya beberapa tahun terakhir ini membosankan. Selamat bertanding kembali Schumi...

--
Anton Hermansyah