
Bulan Februari adalah bulan yang penuh dengan cinta, mungkin saya terlalu banyak mendengar iklan perusahaan coklat :-P, hal itu memang wajar karena di bulan ini ada
Hari Valentine, hari kasih sayang, di mana para pecinta (adakah terjemahan yang lebih baik untuk kata "lover"...?) mengekspresikan perasaan cinta mereka dengan mengirim kartu ucapan, hadiah. dan yang paling umum adalah
cokelat, terutama bagi kita di Indonesia.
Seperti yang sudah dijelaskan tadi, sebenarnya kita bisa memberikan hadiah lain, tetapi rata-rata orang Indonesia lebih memilih coklat sebagai tanda cintanya, karena terpengaruh oleh tradisi Asia Timur, terutama Jepang. Maklum, barang-barang Jepang memang banyak beredar di sini, seperti komik, kartun, motor, tv, kulkas, mesin cuci (lho kok
kebablasan...??), yang paling utama memang dua
item yang disebutkan pertama itu. Kita sering melihat adegan komik maupun
anime di mana para wanita berusaha memberikan cokelat pada para pria yang mereka sayangi.

Di Jepang terdapat pula yang namanya
White Day, sebuah hari libur tepat satu bulan setelah Hari Valentine yaitu tanggal
14 Maret di mana para pria memberikan balasan untuk cokelat yang telah mereka dapatkan. Secara tradisi yang diberikan adalah cokelat putih (mungkin karena itu disebut White Day), tetapi bisa saja hadiah yang diberikan berupa
dark choco atau gaun ataupun perhiasan.
So boys...prepare your answer...!!!Fakta-Fakta
Ada tiga jenis cokelat yang diberikan :
- Tomo-choko (友チョコ), tomo (singkatan dari tomodachi) artinya teman, cokelat ini adalah hasil bertukar di antara sesama wanita sebagai lambang pertemanan.
- Giri-choko (義理チョコ), giri artinya kewajiban, coklat ini diberikan sebagai tanda hubungan rekan saja, biasanya diberikan oleh para pekerja wanita kepada para rekan kerja prianya.
- honmei-choko (本命チョコ), banggalah jika menerima cokelat ini karena cokelat ini hanya satu buah, tidak di share ke pria lain, hanya untuk seseorang yang disayang!!!
Di Korea, para pria menjawab dengan memberikan permen non cokelat, sebulan kemudian (pada 14 April), mereka (baik pria maupun wanita) yang tidak menerima apapun baik tanggal 14 Februari maupun 14 Maret merayakan
Black Day, mereka pergi ke restoran, makan mi hitam dan merenungi kesendiriannya.
Awalnya semua ini adalah strategi dagang, tradisi hadiah cokelat dimulai dari
Morinaga, salah satu perusahaan cokelat terbesar di Jepang, yang membuat cokelat sebagai standar hadiah dari wanita di Hari Valentine pada tahun 1960. White day sendiri dimulai oleh Asosiasi Industri Gula-Gula Nasional di Jepang pada tahun 1978. Tapi siapa yang peduli dengan itu
Lovers need a momentum, and they gave it, mungkin malah kita harus berterima kasih pada mereka.
--
Anton Hermansyah