Sebenarnya saya mau memberi judul
posting ini dengan
"Sebelum Menyukai Sesuatu Belajarlah Bagaimana Cara Menyukainya", cuma karena terlalu panjang saya singkat menjadi judul yang ada sekarang.

Maud Laforest
Kenapa bisa terilhami menulis yang seperti ini?
Alasan sampingan (Mungkin terdengar aneh saya sebut bukan yang utama terlebih dahulu tapi saya penulisnya, tak apa kan saya maunya begini?) terilhami dari mengingat kejadian saya sewaktu menonton resital gitar, saat itu saya tonton hanya untuk keren-kerenan saja menikmati sesuatu yang berbeda dan pada akhirnya saya tertidur di sana, di luar kata "capek" alasan pertama, saya tidak biasa menyaksikan yang beginian, yang kedua, saya tak mengerti lagu apa yang dimainkan. Saya beranggapan karena tak biasa dan tak mengerti itulah saya tidak bisa maksimal dalam menikmati resital ini dan tertidur, tak seperti orang-orang di barisan depan yang penikmat musik klasik sejati, mata mereka tetap pada panggung dan konsisten memberikan tepuk tangan pada sang gitaris
Maud Laforest tanda bahwa mereka memperhatikan dan mengapresiasi.
Alasan utama, teman saya
Bubu mengeluarkan notes di
Facebook, judulnya
"Girls, Curhatlah" isinya terlalu panjang untuk diceritakan kembali di sini, tetapi intinya adalah Si Bubu ini mau
PDKT kepada seorang wanita dan dia sedang dalam tahap mencoba memahami para wanita dari sisi psikologisnya. Ini hal yang wajar, saya pun begitu dan malah sudah sering membahas tentang bagaimana sih makhluk yang bernama wanita itu bersama
Fajar atau saya tanya langsung pada
Fara, meskipun saya harus telpon
interlokal ke Jogja. Mencoba memahami sang wanita sebelum menjalin hubungan yang lebih intim saya pikir itulah pola yang umum terjadi dalam dunia percintaan, jika tak mengerti "Si Dia",
bagaimana mau dapet..??
Lukisan Abstrak
Kedua alasan tersebut menunjukkan kalau kita harus tahu bagaimana cara menikmati sesuatu sebelum kita berinteraksi dengan hal itu sehingga tidak mengantuk atau bengong jika melihat pertunjukan musik klasik misalnya atau terkadang kita bingung bagaimana sebuah lukisan abstrak bisa dihargai begitu mahal karena tak tahu cara mengapresiasinya, jika konteksnya adalah wanita, apabila tidak mengerti bagaimana cara memperlakukannya yang didapat bukan kasih sayang malah tamparan di pipi. Hal ini pun berlaku pada pekerjaan dan pelajaran, kita akan bekerja lebih baik apabila kita menikmati pekerjaan kita, tetapi untuk menikmati itu kita butuh proses, proses untuk mempelajari bagaimana cara menikmati pekerjaan itu.
Sedikit tips untuk menikmati hidup, semoga berguna!!
--
Anton Hermansyah